Film-film Adaptasi Video Game yang Sudah Diumumkan

written by natasha 27 May, 2018

Film-film adaptasi video game sekarang sedang digemari, tetapi ketika kami menikmati Tomb Raider dan Rampage, ada banyak proyek film berbasis game yang masih kami tunggu. Hari ini kita akan melihat apa saja yang paling ingin kita lihat.

Meskipun upaya tak henti-hentinya dari Hollywood, film-film video game belum bisa menang besar di box office. Ada kesuksesan di sana-sini, seperti Mortal Kombat dan Resident Evil, tetapi Hollywood belum membuat film yang dicintai secara universal berdasarkan video game. Film Lara Croft : Tomb Raider tahun 2001 lalu yang  dibintangi Angelina Jolie merupakan hit box office, tetapi sekuel di tahun 2003 dipenuhi dengan review negatif secara universal dan di box office, itulah mengapa butuh waktu lima belas tahun untuk membuat reboot, yang dibintangi Alicia Vikander. Film tersebut mendapatkan ulasan yang layak, tetapi gagal masuk di box office.

Untuk mengatakan film adaptasis game memiliki catatan sejarah yang buruk merupakan pernyataan yang terlalu meremehkan. Double Dragon, Street Fighter (dan rebootnya yang agak buruk), Hitman (dan reboot-nya), Assassin’s Creed, Alone in The Dark, Prince of Persia, Max Payne, dll. Beberapa dari mereka memiliki grup penggemar kecil tetapi berdedikasi, tetapi untuk sebagian besar film berdasarkan video game gagal mendapatkan pujian dan memiliki kecenderungan untuk hancur dan gagal di box office.

Upaya terbaru untuk mengubah game klasik menjadi film blockbuster adalah Rampage, yang dibintangi Dwayne Johnson. Walaupun film ini sangat menghibur, agak mengecewakan bahwa Rampage adalah film yang didahulukan ditampilkan  menjadi film sebelum game-game lainnya yang tampaknya jauh lebih cocok untuk dijadikan film adaptasi.

 

15. HALO

Ketika Xbox pertama kali diluncurkan pada tahun 2001, game terbesar untuk console ini adalah FPS yang disebut Halo. Dikembangkan oleh Bungie (yang akhirnya akan meninggalkan seri ini untuk menciptakan Destiny untuk Activision) Halo mendefinisikan ulang console FPS dan bertanggung jawab atas posisi Microsoft saat ini di pasar video game.

Pada tahun 2005, setelah berbulan-bulan bernegosiasi, Microsoft menandatangani kesepakatan dengan Fox dan Universal untuk memproduksi film adaptasi Halo. Peter Jackson masuk sebagai Produser, dan Neil Blomkamp dijadwalkan untuk menyutradarainya. Sayangnya, semuanya berantakan dan Halo belum bisa rilis di layar perak, meskipun  film pendeknya dirilis untuk mempromosikan game. Halo 4 : Forward Unto Dawn dan Halo : Nightfall mendapat pujian untuk kualitas film dan alur cerita yang terhubung langsung dengan gamenya. Film serial televisi live-action yang diproduksi oleh Steven Spielberg juga sedang dikerjakan, tetapi film layar lebar tersebut sekarang mati.

 

14. METAL GEAR SOLID

Dalam hal penuturan cerita sebuah video game, Hideo Kojima adalah nama paling penting dalam bisnis ini. Seri Metal Gear-nya adalah salah satu franchise yang paling dihormati sepanjang masa, dan kisah-kisah Solid Snake, Raiden, dan Big Boss benar-benar legendaris. Karena penekanannya pada cutscenes yang panjang dan karakter yang kompleks, orang akan berpikir Metal Gear menjadi hal yang cocok dan alami untuk bioskop. Memang, sebuah film sedang dalam pengembangan.

Jordan Vogt-Roberts saat ini terhubung pada film Metal Gear, yang sedang menulis cerita dan sebagian ditulis ulang untuk mendapatkan suasana dan cerita yang tepat. Vogt-Roberts jelas merupakan penggemar dari video game ini, dan bahkan memasukan beberapa referensi Metal Gear di filmnya, Kong 2017 : Skull Island. Meskipun tidak ada tanggal casting atau rilis yang telah diumumkan, Vogt-Roberts telah bertemu dengan dalang seri ini, Hideo Kojima beberapa kali, meyakinkan penggemar bahwa film ini akan menjadi hasil karya cinta, dan bukan produk perusahaan yang dimaksudkan untuk mengurangi nama besar game tersebut  menjadi sekedar film aksi pada umumnya

 

13. METROID

Karakter-karakter milik Nintendo seperti Mario, Kirby, Donkey Kong, dan Ice Climbers, Samus Aran menonjol sebagai tipe pahlawan yang berbeda. Seorang pemburu harta karun yang beroperasi di luar angkasa, Samus memburu parasit berbahaya yang dikenal sebagai Metroid. Permainannya jauh dari petualangan pahlawan Nintendo lainnya, yang mengambil pengaruh dari dark science fiction seperti Alien.

Pada tahun 2003, Lion Rock Productions hampir membuat adaptasi film Metroid, tetapi akhirnya tidak jadi. Direktur film action legendaris dari Hong Kong, John Woo juga dilaporkan sedang mengembangkan proyek, tetapi sudah tidak aktif selama lebih dari satu dekade. Mungkin, jika film Super Mario Bros yang akan datang berhasil, Nintendo akan bersedia mengambil kesempatan lain untuk sesuatu yang berani dan berbeda seperti Metroid.

 

12. DUKE NUKEM

Salah satu film video game yang paling ditunggu-tunggu adalah Duke Nukem. John Cena, pilihan pertama dan satu-satunya untuk peran tersebut, saat ini sudah terikat pada film, yang diproduksi oleh Platinum Dunes, perusahaan produksi Michael Bay.

Duke Nukem adalah seri game aksi yang kasar dan penuh gejolak yang dibintangi Duke, seorang “pahlawan” penuh dengan testosteron yang mencintai wanita, senjata api, dan perkelahian. Apa yang ia kurang dalam kesadaran diri, ia tebus dengan kejantanannya dan keterampilannya dalam menyelamatkan dunia dari penjahat luar angkasa.

Jika pernah ada film yang benar-benar cocok dibuat oleh Michael Bay, film itu adalah Duke Nukem. Jika dilakukan dengan benar, film ini bisa menjadi contoh yang penuh inspirasi bagi film-fim macho dan berisi sedikit humor.

 

11. UNCHARTED

Adalah perjalanan panjang ke layar lebar untuk Uncharted, franchise aksi-petualangan dari Naughty Dog, dan salah satu game eksklusif terbesar untuk PlayStation. Awalnya, tiga kali sutradara nominasi Oscar David O. Russell dipilih untuk mengarahkan film dengan Mark Wahlberg dalam peran utama, bersama Joe Pesci dan Robert De Niro, tetapi proyek akhirnya berantakan, konon karena menyimpang terlalu jauh dari bahan sumber.

Joe Carnahan dan Seth Gordon juga sama-sama terikat pada film pada satu titik, tetapi tidak bergerak maju sampai Sony memutuskan pada pendekatan yang berbeda terhadap film, bukanya seorang pemburu harta karun seperti di gamenya, Nathan Drake akan menjadi remaja, diperankan oleh Tom Holland dari Spider-Man : Homecoming. Shawn Levy (Night at th Museum) dijadwalkan untuk mengarahkan, dan Tom Holland tampaknya bersemangat untuk memulai di franchise film yang prospektif ini.

 

10. MASS EFFECT

Seri aksi-RPG unggulan dari Bioware memiliki awal yang bagus tidak seperti pada akhirnya. Mass Effect pada mulanya dibuat sebagai 3 bagian kisah opera luar angkasa yang ambisius, di mana keputusan yang dibuat dalam game pertama akan terbawa ke sekuel dan memiliki konsekuensi yang jauh jangkauannya. Sementara beberapa penggemar kecewa pada saat-saat terakhir Mass Effect 3, yang sebagian besar mengabaikan pilihan-pilihan yang sudah dibuat pemain sampai titik itu yang kemudian hanya diberikan sebuah pilihan akhir untuk menentukan akhir cerita, trilogi ini secara keseluruhan adalah sebuah kesuksesan secara kritik dan finansial bagi EA.

Mass Effect 2017 : Andromeda, di sisi lain, dicerca sebagai salah kegagalan  terbesar tahun 2017 dimana hasil komentarnya sangat negatif sehingga EA melepas seri ini untuk kedepannya. Pada tahun 2008, produser Avi Arad mengumumkan rencananya untuk membawa Mass Effect ke layar besar, bahkan sampai memiliki panel di Comic-Con 2011 yang membahas prospek film. Sayangnya, film itu menghilang dengan tenang dan belum kembali. Apapun yang terjadi, judul Mass Effect telah mati, baik dalam bentuk game maupun film.

 

9. BIOSHOCK

Gore Verbinski sukses dengan Pirates of the Caribbean. The Curse of the Black Pearl, yang diharapkan menjadi besar, menjadi salah satu film terbesar tahun 2003 dan meluncurkan franchise miliaran dolar. Setelah pada dasarnya menciptakan dunia baru dari fantasi dan petualangan, Verbinski mengarahkan perhatiannya pada adaptasi dari video game hit, BioShock.

BioShock dibuat di salah satu lokasi fiksional yang paling sensasional, sepenuhnya direalisasikan seperti yang belum pernah ada, kota Rapture dibawah laut,  yang dibangun dan hancur oleh paham Objectivism seperti yang ditulis oleh Ayn Rand.

Awalnya Verbinski menginginkan anggaran sebesar $ 200 juta dan kebebasan untuk berkreasi untuk mendapatkan R-rating (film dewasa), sesuai dengan suasana kasar dan tema game. Warner Bros memintanya untuk bekerja dengan anggaran yang dikurangi secara signifikan sebesar $ 80 juta, tetapi Verbinski menolak dan berhenti dari produksi. Pencipta BioShock Ken Levine kemudian memutuskan untuk membatalkan proyek daripada mengizinkan versi film yang dikompromikan biaya dan dapat menodai merek.

 

8. GEARS OF WAR

Bersama Halo, Gears of War adalah salah satu franchise terkemuka Microsoft. Setelah triloginya (dan spin-offnya, Judgment) di Xbox 360, game terbaru dalam seri, Gears dari War 4, pindah ke console Xbox One yang modern dan memamerkan kekuatan konsol baru. Sebuah game perang penuh kekerasan, Gears adalah tentang perjuangan tak berujung manusia melawan Locust Horde dan juga senjata api dengan bayonet gergaji.

Sebuah film yang didasarkan pada game ini telah dilaporkan “dalam pengembangan” selama lebih dari satu dekade, mulai dari 2007, dengan sutradara Len Wiseman pada tahun 2008, meskipun ia putus kontrak pada tahun 2010 setelah anggaran $ 100 jutanya diperkecil, dan proyek ini merana bertahun-tahun.

Dengan peluncuran Gears of War 4 pada tahun 2016, film ini kembali muncul. Universal sedang mengembangkan film ini dengan penulis skrip Shane Salerno, meskipun tidak ada sutradara, pemain, atau tanggal rilis yang telah diumumkan.

 

7. SPLINTER CELL

Banyak yang menyukai Michael Ironside sebagai suara Sam Fisher, Black ops Eselon Ketiga di pusat franchise Splinter Cell Ubisoft. Ketika membentuknya kembali di Splinter Cell 2013 : Blacklist dengan aktor baru Eric Johnson, penggemar secara bulat menolak perubahan, meskipun kinerja yang solid dalam perannya. Michael Ironside berusia 68 tahun, jadi dia mungkin tidak akan bisa memainkan Fisher dalam film aksi langsung, jadi mungkin aktor lain mungkin lebih mudah memiliki waktu lebih mudah daripada Johnson.

Tom Hardy pertama kali dikontrak untuk membintangi film Splinter Cell pada tahun 2012, dan ia dilampirkan baru-baru ini pada tahun 2017, meskipun film ini tetap belum dibuaat, terutama setelah kehilangan sutradara Doug Liman. Ada kemungkinan kegagalan finansial dari Assassin’s Creed mungkin telah meredam rencana Ubisoft untuk membuat film lebih lanjut dari sederetan daftar game mereka yang cukup banyak.

 

6. DETECTIVE PIKACHU

Akhirnya, film adaptasi video game yang benar-benar syuting! Legendary Entertainment membeli hak spin-off Pokémon dan dengan cepat masuk ke dalam fase produksi. Detective Pikachu mulai syuting pada bulan Januari dan akan keluar pada 19 Mei 2019. Ryan Reynolds menjadi sebagai karakter utama, pejuang anti kriminal yang juga merupakan Pokémon yang sangat lucu. Ken Watanabe, Rita Ora, dan Bill Nighy menjadi co-star, dengan Rob Letterman (Monsters vs Aliens, Goosebumps) yang mengarahkan.

Tidak seperti film lain dalam daftar ini, karena ini dalam produksi, kita seharusnya benar-benar dapat melihat Detective Pikachu lebih cepat.

 

5. SHADOW OF THE COLOSSUS

Apakah video game merupakan karya seni? Itu adalah pertanyaan hot seputar Shadow of the Colossus di tahun 2005, permainan yang indah, tentang seorang anak muda yang mengalahkan monster raksasa dalam upaya untuk menghidupkan kembali gadis yang sudah mati. Salah satu game paling ikonik dari era PlayStation 2, game itu dirilis untuk PS3 pada tahun 2011 sebelum dibangun kembali dari dasar untuk PS4 pada tahun 2018.

Kembali pada tahun 2009, Sony Pictures mendapat hak film untuk game ini, tetapi tidak ada yang tahu bagaimana mereka akan menyesuaikan game ini menjadi sebuah film. Meskipun ada makhluk raksasa, itu bukan sebuah hal yang membuat dengan mudah diterimanya film ini. Ini bukan Rampage. Rupanya, Sony tidak tahu cara mengadaptasikan ke film, karena masih mengambang berada di proses pembuatan selama hampir satu dekade. Josh Trank dilampirkan untuk beberapa waktu, dan kemudian film itu diteruskan ke Andres Muschietti, tapi dia sibuk mempersiapkan untuk IT : Chapter 2. Walau kenangan akan game ini masih hangat di ingatan, tampaknya pembuatan film ini akan memudar dan diam-diam terlupakan. Dan mungkin hal ini adalah yang terbaik.

 

4. GOD OF WAR

Salah satu seri game paling kejam dan vulgar yang pernah ada adalah God of War. Diatur di era mitologi Yunani, franchise menceritakan Kratos (karakter ciptaan) yang merupakan utusan Ares, yang kemudian mengkhianati tuannya dan menjadi Dewa sendiri. Sebuah interpretasi tanpa kompromi terhadap karakter mitologis klasik, franchise ini hampir berakhir dengan God of War III, yang melihat Kratos melawan Zeus, raja para Dewa, dan menghabisi ke seluruh jajaran dewa lainnya. Sekarang, Kratos kembali dalam judul baru, yang berjudul God of War, yang menempatkannya di dunia mitologi Norwegia, yang bermulai tak terhitung berapa tahun kemudian.

Adaptasi sinematik diumumkan tepat setelah game asli pertama kali diluncurkan, tetapi perkembangannya lambat dan studio tentu saja waspada terhadap anggaran yang dibutuhkan oleh adegan skala besar dari pertempuran yang akan mereka coba untuk buat, belum lagi bagaimana penggemar akan bereaksi jika film tersebut berusaha untuk ditampilkan lebih rendah dari R-rating. Pada tahun 2009, dilaporkan bahwa Daniel Craig menolak menjadi peran utama, dan film tersebut tenggelam sejak saat itu.

 

3. CALL OF DUTY

Video game paling populer di dunia adalah Call of Duty. Perpaduan antara simulator perang yang serius dan mimpi idaman Michael Bay ini kadang-kadang dikritik karena alur cerita yang dangkal dan alur permainannya yang berulang-ulang, tetapi permainannya yang solid dan tontonan yang hebat tidak dapat dikalahkan. Serial ini masih menjadi kunci yang signifikan dengan pemain yang terus datang kembali untuk lebih dari tahun ke tahun.

Pada 2017, Activision Blizzard Studios mengumumkan rencana untuk cinematic universe berdasarkan Call of Duty, menceritakan kisah bertema militer yang saling berhubungan di film dan televisi. Sejauh ini, sedikit hasil dari proyek tersebut, meskipun mereka dilaporkan mengincar sutradara Sicario 2, Stefano Sollima untuk mengarahkan film pertama dalam film serialnya. Waktu akan memberi tahu apakah proyek itu berhasil, meskipun pasti ada potensi jika melihat ketenaran mereknya.

 

2. SUPER MARIO BROS

Super Mario adalah karakter yang tidak membutuhkan pengenalan. Salah satu yang termasuk tokoh budaya yang paling mudah dikenali sepanjang masa, petualangan Mario melintasi Mushroom Kingdom dan dunia lainnya secara universal dihormati sebagai game terhebat yang pernah dibuat.

Berbeda sekali dengan reputasinya di ruang permainan, film Super Mario Bros pertama merupakan sebuah bencana besar. Dibintangi oleh Bob Hoskins dan John Leguizamo sebagai Mario dan Luigi, dan Dennis Hopper sebagai King Koopa, film ini memiliki sedikit kesamaan dengan gamenya, dan sebagai gantinya menceritakan kisah  tentang perjalanan antar-dimensi dan versi alternatif New York yang dihuni oleh campuran manusia / dinosaurus atau sejenisnya.

Sejak itu, Nintendo ragu-ragu untuk membiarkan Mario kembali ke cengkeraman Hollywood, tapi itu semua berubah. Illumination Entertainment menandatangani kesepakatan untuk memproduksi film animasi Mario, yang bisa keluar pada awal 2020. Pencipta Mario, Shigeru Miyamoto, masuk sebagai Produser.

 

1. SQUARE ENIX CINEMATIC UNIVERSE

Ketika Hitman : Agent 47 dirilis pada tahun 2015, produser Adrian Askarieh menjelaskan rencananya untuk membuat cinematic universe berdasarkan video game Square Enix seperti Hitman, Deus Ex, Just Cause, dan Thief. Meskipun tidak memiliki hak untuk Lara Croft, ia juga membayangkan Tomb Raider akan menjadi salah satu film yang akan datang.

Sayangnya, Agen 47  tidak masuk jajaran box office. Meskipun film ini telah membuat semacam pengikut setia karena berbagai aksi yang luar biasa dan alur ceritanya yang bagus, film ini merupakan sebuah kerugian, yang membuat  rencana pembuatan film berdasarkan Deus Ex, Just Cause, dan Thief  tidak ada kabar selama bertahun-tahun. Belum ditentukan apakah Tomb Raider akan mendapatkan sekuel sinematik, tetapi jika sekuelnya bergerak maju, Agent 47 kemungkinan tidak akan muncul.

0 comment

Related Articles

Leave a Comment