Kehidupan di Dunia Mana yang Lebih Buruk, Watchmen atau DC Comics ?

written by rezasetiadi 31 May, 2018

Di satu sisi alam semesta, New York diserang oleh mahkluk gaib raksaksa bertentakel yang menakutkan, sedangkan di sisi alam semesta lainnya ada penyelamat seperti Superman dan Wonder Woman. Hal ini membuat pertanyaan yang dilontarkan oleh Adrian Veldt (yang dikenal sebagai Ozymandias di Watchmen) di komik mingguan Doomsday Clock terjawab dengan mudah. Tetapi seperti pada umumnya yang terjadi di komik serial campuran DC Comic/Watchmen ini, tidak semuanya terlihat semudah itu.

Doomsday Clock yang dibuat oleh Geoff Johns, Gary Frank, Brad Anderson dan Rob Leigh, bertempat di masa yang suram bagi kedua dunia baik Watchmen atau DC Universe. Serangan monster yang mengerikan yang diluncurkan oleh Veldt di New York di komik Watchmen berakhir dengan perdamaian di seluruh muka Bumi selama beberapa tahun kemudian bagi yang selamat dari peristiwa itu, yang mana perdamaian itu kemudian terancam kembali karena akan adanya perang nuklir dan dunia kembali berada diambang kehancura.

Dunia DC Universe di Dommsday Clock digambarkan sedang berada pada krisis moral. Dunia superhero digoncang dengan isu “Superman Theory”, yang mana mengatakan bahwa manusia super kelahiran Amerika sebenarnya merupakan hasil percobaan pemerintah untuk memberi United States kekuatan yang tak terkalahkan di panggung dunia. Walau hanya menyinggung secara kecil tentang isu ini, tidak sejelas seperti peristiwa yang ditunjukkan oleh Watchmen di  awal cerita Dr. Manhattan World, sisi buruk DC Universe ini baru akan terungkap di komik Doomsday Clock #5.

Kerusuhan terjadi akibat protes terhadap “aksi membela keadilan sendiri” seperti Batman, telah membawa Gotham mengalami kekacauan dan membuat Justice Leaque dan superhero lainnya menjadi tidak dipercaya oleh publik. Dan permasalahan internasional yang terjadi di Timur Tengah berakibat ke aksi militer dan bisa membawa seluruh dunia sekacau seperti yang terjadi di dunia Watchmen.

Dunia superhero mana yang lebih baik menjadi pertanyaan yang semakin sulit dijawab ketika Adrian Veldt bertemu dengan Batman di Doomsday Clock #5, dimana pertanyaan tersebut diajukan ke Dark Knight setelah Batman mengetahui semua yang dilakukan Veldt di dunianya setelah membaca jurnal milik Rorschach. Veldts kemudian berkata balik kepada Batman, yang menusuk ke prioritas milik dirinya sendiri : Apa yang para pahlawan DC Bumi lakukan untuk merubah dunia menjadi yang lebih baik, selain berputar di perputaran tiada akhir antara pertempuran dan pemenjaraan dengan para kriminal yang semakin tumbuh menjadi sama kuatnya?

Di dunia Watchmen, Veldt mengusung teknologi baru dan menggunakan kekayaannya dan kepintarannya untuk memajukan lingkungan sekitarnya, bahkan beberapa perbuatan jahatnya juga merupakan usahanya untuk mewujudkan perdamaian di Bumi (walau sebaiknya, dilain kemungkinan, dia seharusnya tidak mengikutsertakan monster cumi-cumi berkekuatan gaib). Para superhero di DC Universe sangat terlibat di masalah pribadi-pribadinya sendiri, tidak terlepas ke permasalahan dunia lainnya selain masalah antara para supervillain dan para superhero itu sendiri, mereka telah kehilangan pandangan akan siapa yang mereka seharusnya lindingi sebenarnya. Dan sekarang semuanya menjadi seperti di neraka dan mereka bahkan tidak melihatnya.

Bukan satu-satunya seseorang mencoba melemparkan kritik ini ke para superhero di DC, bahkan bisa dibilang, cerita Batman sendiri selalu berkisar pada hubungan saling berkegantungan antara Dark Knight dengan deretan penjahat-penjahatnya yang semakin bertambah. Dan belum diketahui benar tidaknya kehadirannya malah membentuk kengerian dan bahaya di Gotham, tempat yang ia lindungi. Sangat menarik melihat bagaimana dalam cerita kesluruhan di Doomsday Clock perlahan-lahan mulai menguak dunia DC Universe, dimana kita bisa mulai mengerti jika Ozymandias ada benarnya juga.

0 comment

Related Articles

Leave a Comment